Jumat, 26 Desember 2008

Carrefour dan Mamypoko-nya

Tadi nemenin Anna belanja di Carrefour Lebak Bulus. Kebetulan ada promo popok Mamypoko. Biasanya sebungkus harganya Rp 91.000. Hari ini sampai Minggu dipotong jadi Rp 68.000. Terang aja banyak yang mau borong. Ternyata ada peraturan satu orang hanya boleh beli 2 bungkus. Lucu juga. Kalau mau promo kok pake dibatas-batasin jumlah yang dibeli. Dasar hukum ekonomi berlaku, harga yang diturunkan jelas menarik lebih banyak permintaan. Harusnya, kalau dilepas, permintaan akan bertambah sehingga lama-kelamaan harga balik lagi ke keseimbangan semula.

Tapi tentu saja promo ini dimaksudkan untuk, ya promo. Mungkin karena Carrefour sering diprotes bahwa promonya terlalu cepat habis diborong orang, maka keluarlah peraturan kuota yang lucu itu. Alhasil orang-orang pada bawa suami, anak, atau pembantu untuk memborong lebih dari 2 bungkus. Biasanya masing-masing bayar sendiri, padahal untuk keperluan satu keluarga.

Nah rupanya Carrefour juga tidak suka dengan siasat ini. Maka muncul lagi kebijakan yang lebih lucu. Tidak boleh beli Mamypoko lebih dari 2 walaupun dengan pembayar berbeda, tapi kasir melihat datangnya dalam troli yang sama! Seorang bapak di depan saya jadi korban. Istrinya baru saja bayar 2 bungkus Mamypoko dan dia sedang akan membayar 2 bungkus lagi. Tapi kasirnya menolak, dengan alasan, "Maaf, Pak. Saya lihat Bapak dan Ibu yang itu (sambil nunjuk) pakai troli yang sama. Itu sama saja berarti satu orang beli 4. Jadi saya tidak bisa menjual ke Bapak".

Lain kali, jangan pakai troli yang sama. Pura-pura aja gak kenal, hehehe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar